Di awal tahun 2020, di rumah seorang sahabat, takdir membawa langkah kami berpapasan untuk pertama kalinya. Tidak ada persiapan, tidak ada dugaan — hanya pertemuan sederhana yang kelak menjadi awal dari kisah panjang hidup kami.
Sejak hari itu, kamu mulai mendekat. Selama tiga bulan penuh kami saling mengenal, mengobrol, dan perlahan rasa nyaman pun tumbuh. Hingga akhirnya kami memutuskan untuk menjalin hubungan, berpacaran dengan harapan akan melangkah bersama menuju masa depan.
Namun jalan kisah tak selalu berjalan mulus. Entah karena apa, jarak seakan mulai hadir di antara kami. Rasa yang dulu dekat perlahan menjauh, dan pada akhirnya kami pun berpisah. Hubungan itu berakhir, dan kami pun melanjutkan hidup masing-masing — berjalan sendiri, belajar, tumbuh, dan berusaha memperbaiki diri menjadi pribadi yang lebih baik.
Waktu terus berjalan. Dua tahun berlalu sejak kami berpisah. Dua tahun yang cukup untuk menyadari banyak hal, untuk memahami makna rindu, dan meyakini bahwa hati ini tak benar-benar berpindah.
Dan sungguh, takdir Allah itu indah. Setelah dua tahun terpisah, hati kami kembali dipertemukan. Kali ini dengan keyakinan yang lebih kuat, dengan kesiapan yang lebih matang, dan dengan satu tekad: untuk saling melengkapi, menyempurnakan iman, dan membangun rumah tangga yang penuh berkah.
Kini, dengan penuh rasa syukur kepada Tuhan serta restu keluarga, kami siap menyatukan hidup dalam ikatan janji suci pernikahan. Kami mengundang Anda untuk hadir dan menjadi saksi, bahwa pertemuan yang tak direncanakan dulu kini berujung pada kebersamaan selamanya.