Titik Pertama
Dari dua arah yang berbeda, akhirnya bertemu di satu titik. Aku yang rapi menata jarak, kau yang datang tanpa suara... tapi meninggalkan jejak. Lewat beda pendapat, lewat salah paham, kita belajar hal yang sama: bahwa pulang itu bukan tempat, tapi orang yang membuatmu tetap mau bertahan.