Siapa sangka, seseorang yang pernah begitu dekat dalam jarak, justru membutuhkan waktu yang panjang untuk benar-benar dipertemukan oleh takdir.
Kami pernah tinggal dalam langit yang sama, melewati jalan yang sama, bahkan saling mengenal sejak kecil. Lalu waktu membawa kami menempuh perjalanan masing-masing. Tahun-tahun berlalu tanpa pernah membayangkan bahwa Allah sedang menulis kisah yang belum saatnya dimulai.
Hingga pada waktu yang telah Dia tetapkan, kami dipertemukan kembali. Bukan sebagai dua orang asing, melainkan dua hati yang telah sama-sama belajar, bertumbuh, dan dipersiapkan untuk saling menemukan.
Perlahan kami saling mengenal, saling memahami, dan menyadari bahwa rasa yang tumbuh bukan sekadar kebetulan. Di setiap langkah, kami melihat begitu banyak cara Allah memudahkan. Seolah setiap kepingan cerita yang dahulu terasa terpisah, kini disusun menjadi satu kisah yang utuh.