The Wedding Of

Dila & Naufal

05 September 2026

Dear :

Nama Tamu

You're Invited to Our Wedding

The Wedding Of

Dila & Naufal

05 September 2026

The Wedding of

Dila & Naufal

05 September 2026

Hari
Jam
Menit
Detik

"Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir."
QS Ar Rum : 21

Dengan memohon rahmat dan ridho Allah Subhanahu Wa Ta'ala, Kami mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i, untuk menghadiri Resepsi Pernikahan kami

Mempelai Wanita

Ardila Permata Sari

Putri dari Bapak Suparjo Legowo S.PD & Ibu Dhedhe

&

Mempelai Pria

Imam Naufal Dzaki

Putra dari Bapak Sismir & Ibu Haryatini S.PD

Siraman & Pengajian Ibu-Ibu
Pengajian Bapak-Bapak

Jumat, 4 September 2026

Siraman: Pukul 08.00 - 11.30 WIB
Pengajian Bapak-Bapak: 20.00-22.00 WIB

Siraman: Kediaman Mempelai Wanita (rmh 1)
Pengajian Bapak-Bapak: Kediaman Mempelai Wanita (rmh 2)

Siraman: Jl.Gunung Kerinci 3 ,Perumahan Masnaga kel Bintara Jaya kec Bekasi Barat Kota Bekasi
Pengajian Bapak-Bapak: Jl.Bintara 8 rt 02 rw 03 kel Bintara kec Bekasi Barat Kota Bekasi

Akad Nikah

Sabtu, 5 September 2026

Pukul 07.00 - 10.00 WIB
Upacara Adat: Betawi (Palang Pintu)

Halaman Kantor Kelurahan Bintara

Jl. Raya Bintara VIII no 1 RT.06/RW003, Kelurahan Bintara, Bekasi Barat

Resepsi Nikah

Sabtu, 5 September 2026

Pukul 11.00 - 17.00 WIB
Upacara Adat: Jawa tengah (Upacara Panggih)

Halaman Kantor Kelurahan Bintara

Jl. Raya Bintara VIII no 1 RT.06/RW003, Kelurahan Bintara, Bekasi Barat

Love Story

Tahun 2014
Awal Pertemuan
Tahun 2014 menjadi awal dari kisah kami. Kami pertama kali berkenalan di Jalan I Gusti Ngurah Rai (Jalan Baru). Pertemuan itu berlangsung begitu sederhana, tanpa pernah terpikir bahwa suatu hari nanti kami akan dipersatukan dalam ikatan suci pernikahan. Setelah pertemuan tersebut, kami kehilangan kontak dan tidak pernah bertemu kembali. Saat itu kami sama-sama mengira bahwa itulah pertemuan pertama sekaligus pertemuan terakhir kami.
Tahun 2014
Takdir yang Diam-Diam Menyusun Cerita
Seiring waktu berjalan, kami baru menyadari bahwa ternyata semesta telah berkali-kali mempertemukan langkah kami, hanya saja kami belum saling mengenal. Kami pernah menempuh pendidikan di SMP yang sama, bahkan ruang kelas kami berada berdekatan. Anehnya, selama itu kami tidak pernah benar-benar bertemu. Saat menelusuri kembali cerita masa kecil, kami juga menyadari bahwa sekolah dasar kami saling berdekatan. Bahkan ketika memasuki jenjang SMA, Imam bersekolah di sekolah yang sama dengan adik Ardila. Begitu banyak benang-benang kecil yang ternyata telah menghubungkan kehidupan kami sejak lama, meski saat itu kami belum menyadarinya. Barulah kami memahami bahwa semua itu bukanlah sebuah kebetulan. Seolah ada garis merah takdir yang perlahan sedang disusun oleh Allah, menunggu waktu terbaik untuk mempertemukan kami.
Tahun 2020
Dipertemukan Kembali
Enam tahun kemudian, tepatnya pada 2020, kami kembali berkomunikasi melalui pesan singkat di tengah situasi pandemi COVID-19. Percakapan sederhana untuk saling menanyakan kabar itu kembali terhenti, namun ternyata belum menjadi akhir dari cerita kami. Pada 2022, komunikasi kami kembali terjalin, kali ini lebih intens. Dari obrolan sederhana tumbuh rasa nyaman, lalu berubah menjadi cinta. Kami belajar saling memahami, saling mendukung, dan bertumbuh bersama melewati setiap proses kehidupan.
Tahun 2020
Tahun 2026
Lamaran
Dengan restu kedua keluarga, pada 14 Juni 2026 kami melangsungkan acara lamaran sebagai langkah awal menuju kehidupan baru. Hari itu menjadi pengingat bahwa penantian yang panjang akan selalu menemukan waktunya yang paling indah.
Tahun 2026
Tahun 2026
Menuju Hari Bahagia
Pada tahun 2018 terjadi kecelakaan luar biasa dipinggir jalan yang gelap darahku terus mengalir dan sudah ditutup koran ,ambang kematian ada di depanku dimana aku mengira bahwa saat itu adalah hari terakhirku di dunia ini , tapi Allah memberiku kesempatan hidup untuk kedua kalinya. Saat itu aku belum mengerti mengapa . Hari ini aku tahu, karena masih ada takdir indah yang harus kujalani—bertemu, mencintai, dan menjadi istri dari Imam Naufal Dzaki.Kini, dengan penuh rasa syukur, kami memutuskan untuk mengikat janji suci pernikahan. Perjalanan kami mengajarkan satu hal: tidak semua pertemuan terjadi pada saat pertama kali dua orang saling melihat. Ada kalanya Allah membiarkan dua insan berjalan di jalan yang sama, berada di tempat yang sama, bahkan hidup dalam lingkaran yang saling berdekatan, hingga akhirnya dipertemukan kembali pada waktu yang paling tepat. Bagi kami, semua itu bukanlah kebetulan. Itu adalah cara Allah menunjukkan bahwa takdir selalu menemukan jalannya.
Tahun 2026

Wedding Gift

Kehadiran Anda adalah hadiah itu sendiri. Tetapi jika Anda ingin memberi kami sesuatu yang lain, silakan ketuk tombol di bawah ini untuk informasi lebih lanjut

Suparjo Legowo

093601049228535

Wedding Wishes & RSVP

Kami Yang berbahagia

Dila & Naufal

Atas kehadiran dan doa restunya kami ucapkan terima kasih